POLMAN, SulbarTa.com — Sejumlah organisasi kemahasiswaan se-Kota Parepare menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Kampung Tuluk, Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas mahasiswa terhadap warga yang tertimpa musibah, Minggu (8 Maret 2026).
Kebakaran yang terjadi pada 28 Februari 2026 tersebut menghanguskan puluhan rumah warga dan menyebabkan ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal serta harta benda mereka.
Penyaluran bantuan diawali dari posko bencana yang berada di Sekretariat APPM Polman di Kota Parepare. Dari lokasi tersebut, rombongan mahasiswa berangkat menuju Polewali Mandar dengan menggunakan mobil Brimob dari Polres Parepare yang mengangkut bantuan bagi para korban.
Memasuki wilayah Kabupaten Polewali Mandar, rombongan dijemput oleh mobil patroli pengawalan (patwal) dari Polres Polman. Untuk memastikan perjalanan berjalan lancar dan aman, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Polman turut mengawal rombongan hingga tiba di lokasi kebakaran di Dusun Kampung Tuluk, Desa Galung Tulu.
Dengan pengawalan tersebut, rombongan mahasiswa dapat menyalurkan bantuan secara langsung kepada warga terdampak.
Organisasi kemahasiswaan yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain APPM Polman Kota Parepare, IPMP, HPMM Majene, HMPS-IPS IAIN Parepare, HMPS-PAI IAIN Parepare, SEMA FAKTAR IAIN Parepare, DEMA FAKTAR IAIN Parepare, HPMM Korwil Kota Parepare, KGPS Kota Parepare, UKM Olahraga UMPAR, MAPALA Salawat UMPAR, Komunitas STAIN Parepare, HIPMAT Kalsel, HMPS-MPI IAIN Parepare, KPMM Mamuju, Sumpa Pattae’, PC IMM Kota Parepare, serta sejumlah Pimpinan Komisariat (PIKOM) IMM di berbagai fakultas di Parepare.
Penanggung jawab Koordinator Lapangan aksi sosial, Muhammad Amin Hasman Kausu, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Melalui aksi kemanusiaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa hadir di tengah masyarakat. Semoga bantuan yang kami salurkan dapat sedikit meringankan beban para korban kebakaran di Galung Tulu,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh organisasi kemahasiswaan serta pihak kepolisian yang telah mendukung kelancaran kegiatan penyaluran bantuan tersebut.
Salah seorang warga terdampak kebakaran mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan para mahasiswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa dari Parepare yang telah datang membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami setelah rumah kami terbakar,” ungkapnya.
Selain menyalurkan bantuan, kehadiran mahasiswa di lokasi bencana juga memberikan dukungan moril kepada para korban agar tetap kuat menghadapi cobaan.
Melalui kegiatan ini diharapkan solidaritas antar organisasi kemahasiswaan di Kota Parepare semakin kuat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.





