Material TMMD ke-127 Mulai Dilansir, Jalan Poros Bulo–Lenggo Segera Dirabat Beton

Polewali Mandar,SulbarTa.com – Material untuk pengerjaan sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman mulai dilansir ke lokasi pekerjaan sebagai bagian dari tahapan pra-TMMD sebelum pelaksanaan fisik dilakukan secara penuh. (Rabu, 4 Februari 2026).

Sasaran fisik TMMD ke-127 difokuskan pada peningkatan akses jalan poros yang menghubungkan Desa Bulo dengan Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Peningkatan akses ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta membuka keterisolasian wilayah.

Danramil 1402-02/Wonomulyo, Kapten Inf Subarkah, menjelaskan bahwa salah satu sasaran utama TMMD ke-127 adalah peningkatan jalan melalui pembangunan rabat beton sepanjang kurang lebih 500 meter.

“Sasaran fisik TMMD ini berupa peningkatan jalan poros Desa Bulo menuju Desa Lenggo dengan rabat beton sepanjang sekitar 500 meter,” ujar Kapten Inf Subarkah.

Ia mengungkapkan, proses distribusi material menghadapi tantangan medan yang cukup berat. Kondisi tersebut membuat pelansiran material harus dilakukan secara bertahap dan dengan kehati-hatian.

“Karena akses angkutan material cukup sulit, maka material kita lansir secara perlahan. Harapannya, besok pengerjaan fisik sudah bisa dimulai secara gotong royong bersama masyarakat,” jelasnya.

Menurut Subarkah, titik awal pengerjaan sasaran fisik TMMD akan dimulai dari ujung Jembatan Gantung Merah Putih yang selama ini menjadi akses vital warga Desa Lenggo.
“Titik awal sasaran fisik dimulai dari ujung Jembatan Gantung Merah Putih,” tambahnya.

Ia berharap progres pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-127 dapat berjalan optimal sehingga sebelum memasuki bulan Ramadan, capaian pekerjaan sudah menunjukkan hasil yang signifikan.

“Kami berharap sebelum bulan puasa, progres pengerjaan sudah cukup tinggi dan manfaatnya mulai dirasakan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Tasmin, warga Desa Lenggo, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya peningkatan akses jalan melalui program TMMD ke-127, khususnya pada titik jalan yang selama ini sulit dilalui kendaraan.
“Kami sangat bersyukur karena jalan yang dirabat beton ini merupakan titik paling sulit dilalui, apalagi saat musim hujan,” ujar Tasmin.

Ia menjelaskan, sepanjang sekitar 500 meter jalan dari Jembatan Gantung Merah Putih kerap menjadi kendala utama mobilitas warga, termasuk dalam kondisi darurat.
“Kami berharap ke depan kendaraan roda empat bisa sampai ke Jembatan Gantung Merah Putih, terutama ambulans saat menjemput pasien,” ungkapnya.

Tasmin menambahkan, melalui pelaksanaan TMMD ke-127, masyarakat Desa Lenggo optimistis keterisolasian wilayah mereka akan terbuka secara bertahap.
“Dengan adanya TMMD ini, kami semakin optimistis keterisolasian desa kami bisa teratasi,” tutupnya.

Program TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar akses transportasi, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan. (Zik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *