Fahry Fadly Buka Pra Piala Presiden U-10 dan U-12 di Luyo, Siapkan Generasi Emas Sepak Bola Polman.

Polman-SulbarTa.com – Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, membuka secara resmi kompetisi sepak bola usia dini kategori U-10 dan U-12 dalam rangka Pra Piala Presiden yang digelar di Lapangan Sport Center HSM Mapilli, Kecamatan Luyo.

Kehadiran orang nomor satu di DPRD Polman itu disambut antusias oleh peserta, pelatih, dan masyarakat yang memadati area lapangan. Kompetisi ini menjadi ajang pembinaan talenta muda sekaligus wadah menanamkan nilai-nilai sportivitas sejak dini, Minggu (31/5/2026).

Kehadiran Fahry Fadly dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen DPRD Polewali Mandar terhadap pengembangan olahraga usia dini. Menurutnya, pembinaan generasi muda tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga dan sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah dan para pemangku kebijakan.

Dalam sambutannya, Fahry menegaskan bahwa turnamen usia dini memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar mengejar kemenangan di atas lapangan.

Ia menilai kompetisi seperti Pra Piala Presiden merupakan sarana efektif untuk membentuk karakter anak-anak melalui disiplin, tanggung jawab, dan semangat kerja sama.
“Anak-anak tidak hanya belajar bermain sepak bola, tetapi juga belajar menghargai aturan, menghormati lawan, dan memahami pentingnya kerja keras untuk meraih keberhasilan,” ujar Fahry.

Ia juga menekankan pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan. Menurutnya, usia dini merupakan fase penting dalam pembentukan karakter sehingga setiap pengalaman di lapangan akan menjadi pelajaran berharga bagi masa depan mereka.

Selain membangun mental dan karakter, Fahry menyebut sepak bola sebagai sarana yang efektif untuk menumbuhkan kemampuan bekerja sama. Melalui permainan tim, anak-anak belajar saling percaya, berkomunikasi, serta mengutamakan kepentingan bersama demi mencapai tujuan yang sama.

Ketua DPRD Polman itu juga menegaskan bahwa pembinaan sejak dini merupakan fondasi utama bagi kemajuan olahraga daerah. Menurutnya, atlet-atlet berprestasi lahir dari proses panjang yang dimulai dari kompetisi-kompetisi usia muda seperti yang berlangsung di Sport Center HSM Mapilli.

“Talenta besar tidak muncul secara instan. Mereka tumbuh melalui latihan, pembinaan yang berkelanjutan, dan kesempatan berkompetisi sejak usia dini,” katanya.

Fahry berharap turnamen tersebut dapat menjadi titik awal lahirnya pesepak bola berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama Polewali Mandar, Sulawesi Barat, hingga Indonesia di tingkat yang lebih tinggi.

Tak hanya menjadi ajang olahraga, kompetisi Pra Piala Presiden usia dini juga menghadirkan suasana kebersamaan di tengah masyarakat. Orang tua, pelatih, dan warga terlihat menyatu memberikan dukungan kepada para peserta, menciptakan atmosfer positif yang penuh semangat dan kebanggaan.

Menurut Fahry, olahraga memiliki kekuatan besar untuk mempersatukan masyarakat sekaligus menjadi media pembentukan generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing. Karena itu, kegiatan serupa perlu terus didorong dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Kompetisi Pra Piala Presiden usia dini di Sport Center HSM Mapilli pun menjadi simbol keseriusan daerah dalam menyiapkan masa depan olahraga Polewali Mandar. Dari lapangan sederhana di Kecamatan Luyo, harapan besar tentang lahirnya generasi atlet berprestasi mulai ditanamkan sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *