POLEWALI MANDAR, SulbarTa.com – DPRD Kabupaten Polewali Mandar merumuskan lima prioritas utama pembangunan daerah tahun 2027 yang tertuang dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Perumusan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, sebagai hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui berbagai kegiatan lapangan, Rabu, 1 April 2026.
Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menegaskan bahwa persoalan kemiskinan menjadi isu paling krusial yang harus segera ditangani. Saat ini, angka kemiskinan di daerah tersebut mencapai 14,02 persen, tertinggi di Provinsi Sulawesi Barat. Dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,86 persen, DPRD mendorong langkah strategis melalui peningkatan keterampilan tenaga kerja serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Selain itu, Fahry Fadly juga menekankan pentingnya penguatan layanan publik sebagai prioritas kedua. DPRD mendorong transformasi pelayanan melalui digitalisasi, peningkatan kualitas birokrasi, serta penyediaan infrastruktur dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, dan sanitasi.
Di sektor ekonomi, DPRD memberikan perhatian khusus pada peningkatan produktivitas sektor unggulan, khususnya pertanian. Fahry Fadly menilai rendahnya produktivitas pertanian perlu diatasi melalui penyediaan sarana produksi, penanganan bencana pertanian, serta peningkatan kapasitas petani.
Lebih lanjut, isu lingkungan hidup turut menjadi perhatian. DPRD menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan guna mengurangi risiko bencana seperti banjir, longsor, dan abrasi. Persoalan permukiman kumuh dan rumah tidak layak huni juga menjadi bagian dari agenda prioritas.
Sementara itu, optimalisasi tata kelola pemerintahan menjadi fokus terakhir. Fahry Fadly menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari banyaknya penghargaan, tetapi dari kualitas pelayanan publik yang memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) serta keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.
Secara keseluruhan, Pokir DPRD Polewali Mandar tahun 2027 mencakup 386 usulan kegiatan yang tersebar di tujuh perangkat daerah. DPRD berharap seluruh usulan tersebut dapat diakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah.
Dengan mengusung tema pembangunan tahun 2027, yakni percepatan pertumbuhan ekonomi inklusif, Fahry Fadly optimistis arah kebijakan pembangunan akan semakin terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah, guna mewujudkan Polewali Mandar yang lebih maju, sehat, dan berkelanjutan.





