Polewali Mandar.SulbarTa.com — Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, secara resmi melepas keberangkatan 393 jemaah haji Kloter 11 menuju Embarkasi Sudiang Makassar. Pelepasan berlangsung khidmat di Gedung Gadis Pekkabata, disaksikan unsur Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Senin (27 April 2026).
Sebanyak 393 orang yang diberangkatkan terdiri dari 385 jemaah asal Polewali Mandar, 1 jemaah dari Kabupaten Mamasa, serta 7 orang petugas pendamping. Rombongan diberangkatkan menggunakan 13 unit bus menuju Makassar.
Dalam sambutannya, Bupati H. Samsul Mahmud menyampaikan rasa bangga dan haru atas keberangkatan para jemaah yang mendapat panggilan suci untuk menunaikan ibadah haji.
“Saya merasa bangga dan haru melepas bapak dan ibu sebagai tamu Allah. Ini adalah panggilan suci yang tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kembali dengan predikat haji yang mabrur,” lanjutnya.
Bupati turut mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci serta disiplin mengikuti arahan petugas.
“Perbanyak konsumsi buah dan air putih, jaga kondisi fisik, serta patuhi arahan pembimbing. Jangan memaksakan diri jika kondisi kurang sehat,” pesannya.
Selain itu, ia mengajak jemaah untuk memanfaatkan waktu ibadah secara maksimal selama di Tanah Suci.
“Gunakan waktu sebaik mungkin di Tanah Suci, karena setiap amal ibadah memiliki pahala berlipat ganda,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Polewali Mandar, Drs. H. Manju, menjelaskan bahwa rombongan dijadwalkan tiba di Embarkasi Sudiang Makassar sekitar pukul 17.00 WITA.
“Total jemaah dalam Kloter 11 sebanyak 393 orang, terdiri dari 385 jemaah Polewali Mandar, 1 dari Mamasa, dan 7 petugas. Seluruhnya diberangkatkan menggunakan 13 unit bus,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa terdapat dua jemaah yang berangkat secara terpisah karena kondisi kesehatan.
“Ada dua jemaah yang menuju Makassar secara mandiri setelah menandatangani surat pernyataan. Satu sudah berada di Makassar, dan satu lainnya menyusul menggunakan kendaraan pribadi,” ungkapnya.
Seluruh jemaah direncanakan akan transit selama satu hari di Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Pelepasan berlangsung penuh haru, diiringi doa dari keluarga yang turut mengantar keberangkatan para jemaah haji.





