Hadapi Curah Hujan Tinggi, Pemkab Polman Bersihkan dan Buka Jalur Drainase Baru

POLMAN, SulbarTa.com — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar bergerak cepat menangani ancaman banjir yang kerap terjadi di kawasan pusat kota dengan melakukan penggalian dan normalisasi drainase di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Sport Center hingga Alun-alun Polewali, Minggu (10/5/2026).

Langkah ini difokuskan pada pembenahan sistem drainase yang selama ini dinilai tidak berfungsi optimal. Sejumlah saluran sekunder dibuka dan dihubungkan langsung ke saluran pembuang utama guna memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya genangan saat hujan deras.

Pekerjaan awal dipusatkan di ruas Jalan HOS Cokroaminoto yang terhubung ke Jalan Gatot Subroto, tepat di samping Kantor Dinas PUPR Polewali Mandar. Di lokasi tersebut, tim teknis melakukan pembenahan saluran lama sekaligus membuat jalur aliran baru agar debit air dapat mengalir lebih efektif.

Kepala Dinas PUPR Polewali Mandar, Husain Ismail, mengatakan langkah ini merupakan solusi taktis jangka pendek untuk mengantisipasi meningkatnya volume air saat curah hujan tinggi.

“Saluran yang tersumbat kita bersihkan dan kita buka kembali. Alirannya kita arahkan langsung ke jalur utama agar tidak ada lagi air yang tertahan,” ujar Husain.

Ia menambahkan, normalisasi drainase juga akan dilakukan di Jalan H. Agus Salim yang mengalami pendangkalan cukup parah akibat timbunan lumpur dan sedimen.

“Material yang kita angkat langsung diangkut menggunakan armada truk agar proses normalisasi berjalan cepat dan lingkungan tetap bersih,” tambahnya.

Menurut Husain, penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga kebersihan drainase dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Optimalisasi drainase ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun ketahanan kota terhadap cuaca ekstrem. Tanpa pemeliharaan rutin dan disiplin bersama, potensi banjir akan terus menjadi ancaman bagi Polewali Mandar,” terangnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kelurahan Darma memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Meski sempat mengalami penyesuaian jadwal, pekerjaan dipastikan mulai berjalan efektif pada Senin (11/5/2026).

Lurah Darma, H. Surianti, mengatakan seluruh pihak terkait telah melakukan koordinasi untuk mendukung percepatan penanganan drainase tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Alat berat dari Dinas PUPR sejak Sabtu sudah berada di lokasi, sehingga tinggal menunggu pelaksanaan teknis secara penuh,” ujarnya.

Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar ini menjadi bukti komitmen daerah dalam menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan warga. Pemerintah berharap sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat dapat menekan risiko genangan di kawasan vital perkotaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *