POLMAN, SulbarTa.com — Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud menghadiri kegiatan uji coba pertanian modern PM-AAS (Pertanian Modern Advanced Agriculture System) bersama BRMP di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan sektor pertanian modern di Kabupaten Polewali Mandar yang diterapkan pada area persawahan seluas kurang lebih 100 hektare. Program PM-AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat melalui pemanfaatan teknologi modern serta sistem pengelolaan yang lebih efektif dan efisien.
Program ini dinilai sebagai salah satu terobosan baru dalam mendukung kemajuan sektor pertanian di Polewali Mandar, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah menuju swasembada pangan nasional.
Dalam kesempatan itu, Samsul Mahmud menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program pertanian modern tersebut. Menurutnya, pengembangan pertanian berbasis teknologi sangat penting untuk meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi langkah positif dalam pengembangan sektor pertanian di Polewali Mandar. Program seperti ini tentu dapat membantu meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat,” ujar Samsul Mahmud.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pertanian yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya di sektor industri pertanian.
“Mulai dari alsintan, pupuk hingga benih, kita semua akan bantu untuk meningkatkan nilai tambah petani. Ini bentuk komitmen kami sebagai pemerintah daerah,” katanya.
Dalam dialog bersama petani, salah satu warga mengeluhkan sulitnya akses mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) saat proses produksi pertanian berlangsung.
Menanggapi hal tersebut, Samsul Mahmud memastikan pemerintah daerah akan memberikan solusi, terutama terkait ketersediaan BBM bagi petani.
“Kemarin, kami telah menghadap ke BPH Migas untuk menambah kuota BBM di Polman,” tegasnya.
Selain mengusulkan penambahan kuota BBM, Pemkab Polman juga telah mengajukan pembukaan SPBU baru di wilayah Polewali Mandar guna mempermudah akses petani terhadap bahan bakar.
“Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, kami sudah mengusulkan pembukaan SPBU baru di Polman. Ini agar para petani lebih mudah mengakses BBM untuk mendukung sektor industri pertanian,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Tanaman Pangan (Disbuntarnak) Polman, anggota DPR RI Akbar Kadir, Camat Wonomulyo, para penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat.





