Bupati Polman Turun Langsung, Jembatan Pussepang Ambruk Segera Ditangani

POLMAN, SulbarTa.com — Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menunjukkan respon cepat dengan turun langsung meninjau lokasi jembatan ambruk di Dusun Pussepang, Desa Jambu Malea, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Kunjungan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menangani kerusakan infrastruktur yang menjadi akses vital bagi masyarakat.

Jembatan Pussepang diketahui memiliki peran strategis karena menghubungkan sedikitnya empat kecamatan. Selain itu, jembatan ini menjadi jalur utama yang menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas harian warga.

Di lokasi peninjauan, Bupati Samsul Mahmud menyampaikan keprihatinannya atas kondisi jembatan yang mengalami kerusakan parah. Ia menegaskan bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat krusial bagi kehidupan masyarakat.

“Sebagai bupati, tentu saya sangat prihatin melihat kondisi jembatan ini. Saya menyadari betul bahwa jembatan ini merupakan akses yang sangat penting bagi masyarakat, terutama yang menghubungkan beberapa kecamatan. Ini berkaitan langsung dengan akses ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dalam peninjauan itu, Bupati turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Polewali Mandar, Husain Ismail, bersama jajaran terkait.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan telah menginstruksikan Dinas PU untuk segera melakukan langkah penanganan darurat, terutama guna memastikan akses masyarakat tetap berjalan, khususnya bagi pelajar.

“Saya sudah instruksikan kepada Kadis PU beserta jajarannya untuk segera menangani jembatan ini. Penanganan awal difokuskan pada penyediaan jalur alternatif, khususnya untuk anak-anak yang akan pergi ke sekolah, sambil menunggu proses perencanaan pembangunan kembali,” jelasnya.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat proses perbaikan agar jembatan tersebut dapat kembali difungsikan.

“Insyaallah, pemerintah berkomitmen penuh untuk menyelesaikan jembatan ini dengan cepat,” tambahnya.

Saat ini, pemerintah daerah tengah melakukan langkah-langkah awal penanganan, sembari menyiapkan perencanaan teknis pembangunan ulang jembatan yang diharapkan segera direalisasikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *