POLMAN, SulbarTa.com — Pengukuhan pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Polewali Mandar menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa (12/5/2026), dan dihadiri ratusan pengurus KORPRI se-Kabupaten Polewali Mandar.
Ketua KORPRI Kabupaten Polewali Mandar, Nursaid Mustafa, menegaskan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama seluruh anggota KORPRI dalam menumbuhkan kembali semangat persatuan dan pengabdian ASN.
Menurutnya, KORPRI harus menjadi rumah besar bagi seluruh ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), untuk membangun solidaritas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pengukuhan hari ini bukan hanya seremonialitas, tetapi menjadi bentuk komitmen bersama seluruh KORPRI untuk kembali menumbuhkan semangat kebersamaan. KORPRI harus menjadi rumah bersama seluruh ASN di Kabupaten Polewali Mandar,” ujar Nursaid Mustafa dalam sambutannya.
Ia berharap momentum pengukuhan ini menjadi awal perjuangan kepengurusan baru dalam menggerakkan organisasi KORPRI agar semakin aktif, solid, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas.
Selain itu, Nursaid menegaskan bahwa kepengurusan yang baru dikukuhkan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga marwah organisasi sekaligus memperkuat peran ASN sebagai pelayan publik yang profesional.
“Kami berharap kepengurusan ini dapat berjalan dengan baik selama lima tahun ke depan sehingga kehadiran kami dalam organisasi ini benar-benar membawa manfaat dan tidak sia-sia,” katanya.
Dalam sambutannya, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme dan netralitas ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, setiap ASN yang telah berstatus PNS maupun PPPK secara otomatis menjadi anggota KORPRI dan wajib menjaga integritas sebagai aparatur negara.
Ia menegaskan bahwa ASN tidak boleh terlibat dalam politik praktis karena tugas utama aparatur adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat secara adil dan profesional.
“Profesionalisme dan netralitas ASN harus selalu dijaga. Tidak ada ruang untuk politik praktis bagi PNS maupun PPPK. ASN harus tetap fokus pada tugas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Suasana pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Ratusan pengurus KORPRI yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi semakin maju dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan birokrasi yang profesional, bersih, dan melayani masyarakat.





