TNI Bangun Tujuh Jembatan Armco di Polman, Desa Kunyi Jadi Salah Satu Prioritas Konektivitas

POLEWALI MANDAR, SulbarTa.com – Setelah merampungkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Bulu Bawang, Desa Patampanua, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, TNI kembali melanjutkan program pembangunan infrastruktur dengan membangun tujuh unit jembatan jenis Armco di sejumlah wilayah pedesaan.

Salah satu titik pembangunan yang menjadi perhatian adalah Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, yang akan mendapatkan jembatan Armco di Sungai Tondok Bakaru sepanjang 5 meter dengan lebar 4 meter. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat setempat.

Komandan Kodim 1402/Polman, Letkol Inf Ikhwan Arifin, mengatakan Kabupaten Polewali Mandar memperoleh alokasi tujuh titik pembangunan jembatan Armco sebagai bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur yang digagas pemerintah.

“Alhamdulillah, Kabupaten Polewali Mandar mendapatkan alokasi tujuh titik pembangunan jembatan Armco. Ini merupakan program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat karena akan membuka akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memudahkan anak-anak menuju fasilitas pendidikan,” kata Ikhwan saat meninjau lokasi pembangunan, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, pembangunan jembatan Armco merupakan salah satu upaya pemerintah bersama TNI untuk membuka keterisolasian wilayah, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mempercepat pemulihan daerah yang terdampak bencana.

Jembatan Armco sendiri merupakan konstruksi berbahan baja bergelombang (corrugated steel culvert) yang dikenal kuat, efisien, serta memiliki waktu pemasangan yang relatif cepat. Teknologi ini telah banyak digunakan TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia.

Selain di Desa Kunyi, pembangunan jembatan Armco juga dilakukan di beberapa lokasi lainnya, yakni:

– Desa Pasiang, Sungai Salupakka, panjang 20 meter dan lebar 4 meter.

– Desa Sumarrang, Sungai Lembang Batu Sasi, panjang 13 meter dan lebar 4 meter.

– Desa Sumarrang, Sungai Lembang Asso, panjang 10 meter dan lebar 4 meter.

– Desa Ongko, Sungai Ongko, panjang 20 meter dan lebar 4 meter.

– Desa Sumarrang, Sungai Alu, panjang 20 meter dan lebar 4 meter.

– Desa Pussui, Sungai Macope, panjang 20 meter dan lebar 4 meter.

Ikhwan menegaskan, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

“Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Pembangunan ini juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan-jembatan tersebut nantinya akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, mempercepat mobilitas warga, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa, termasuk Desa Kunyi yang selama ini membutuhkan akses infrastruktur yang lebih memadai.

Pembangunan tujuh jembatan Armco ini menjadi bukti komitmen pemerintah bersama TNI dalam menghadirkan infrastruktur yang merata guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar. (Zik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *