SulbarTa.com – POLEWALI MANDAR – RSUD Hajjah Andi Depu menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dihadiri jajaran dokter spesialis, dokter umum, tenaga kesehatan, manajemen rumah sakit, serta Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Rabu, 1 April 2026.
Direktur RSUD Hajjah Andi Depu, dr. Irwandi Muis, menyampaikan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana untuk membangun kembali semangat kerja yang lebih baik setelah menjalani bulan Ramadan.
“Melalui momentum ini, mari kita saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Dengan hati yang bersih, kita dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih ikhlas dan profesional,” ujar dr. Irwandi.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan integritas seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat Polewali Mandar.
Menurutnya, kegiatan Halal Bihalal tersebut merupakan inisiatif para dokter spesialis, dokter umum, tenaga medis, serta manajemen rumah sakit dengan tujuan mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun soliditas di lingkungan RSUD Hajjah Andi Depu.
Lebih lanjut, dr. Irwandi menegaskan bahwa RSUD Hajjah Andi Depu terus berkomitmen melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Fokus pengembangan rumah sakit saat ini tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa ekspektasi masyarakat terhadap layanan kesehatan kini semakin dinamis. Masyarakat menginginkan layanan yang cepat dan tepat. Melalui semangat Idulfitri ini, kami berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat digitalisasi layanan, dan memastikan setiap pasien yang datang ke rumah sakit mendapatkan pelayanan yang bermartabat,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, mengatakan bahwa Halal Bihalal merupakan momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan di lingkungan kerja.
Ia mengakui bahwa pelayanan di rumah sakit memiliki tantangan yang sangat kompleks, terutama di tengah tingginya kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
“Pasien dan keluarga pasien tentu menginginkan kesembuhan yang cepat dan pelayanan yang baik. Karena itu dokter dan tenaga medis dituntut memberikan pelayanan terbaik dengan tulus dan ikhlas. Namun kami juga memahami bahwa tenaga kesehatan memiliki berbagai keterbatasan. Meski demikian, kami berharap seluruh tenaga kesehatan tetap semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Samsul.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi RSUD Hajjah Andi Depu yang menjadi salah satu dari tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Polewali Mandar yang berkontribusi terhadap capaian penilaian pelayanan publik terbaik dari Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Barat.
“Ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi karena lahir dari kerja keras, ketulusan, dan integritas yang dimiliki seluruh jajaran rumah sakit. Namun tentu kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan ke depan adalah bagaimana terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Samsul juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Hajjah Andi Depu, dr. Irwandi Muis, dalam membawa rumah sakit terus berkembang dan memberikan pelayanan yang semakin baik.
Ia berharap seluruh dokter spesialis, dokter umum, tenaga kesehatan, dan manajemen rumah sakit dapat terus bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Polewali Mandar. Adv





