Musrenbang Zona 1 di Anreapi, Bupati Syamsul Mahmud Tekankan Perencanaan Berbasis Data untuk RKPD 2027

POLMAN, SulbarTa.com – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Zona 1 di Kantor Kecamatan Anreapi sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Senin (23/02/2026).

Kecamatan Anreapi menjadi titik konsolidasi usulan prioritas pembangunan dari sejumlah kecamatan di Zona 1. Sekitar 150 peserta menghadiri kegiatan tersebut, terdiri dari unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, kepala desa dan lurah, kepala UPTD Puskesmas, serta perwakilan TNI-Polri. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Musrenbang ini dihadiri langsung Bupati Polewali Mandar Syamsul Mahmud, Wakil Bupati Andi Nursami, serta Sekretaris Daerah Nursaid, bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Zona.1.

Dalam forum tersebut, masing-masing kecamatan memaparkan usulan prioritas pembangunan Tahun 2027. Fokus pembahasan mencakup sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Seluruh usulan kemudian dibahas dan disinkronkan bersama perangkat daerah agar terintegrasi dalam dokumen RKPD Kabupaten Polewali Mandar Tahun Anggaran 2027.

Bupati Syamsul Mahmud menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk menyatukan visi pembangunan daerah.

“Musrenbang ini bukan kegiatan seremonial. Ini ruang strategis untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengakui adanya tantangan fiskal yang dihadapi daerah.

“Kita harus jujur bahwa kemampuan keuangan daerah masih terbatas. Karena itu, perencanaan harus berbasis data, terukur, dan memprioritaskan program yang benar-benar mendesak serta berdampak luas,” ujar Syamsul.

Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan di sejumlah wilayah. Akses jalan dinilai krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperlancar mobilitas masyarakat.

Selain itu, sektor kesehatan juga menjadi perhatian utama. Polewali Mandar disebut sebagai satu-satunya kabupaten di Sulawesi Barat yang konsisten membiayai layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Menurut Bupati, program UHC membutuhkan anggaran sekitar Rp50 miliar per tahun.

“Komitmen kita terhadap UHC adalah bentuk keberpihakan kepada masyarakat. Meski berat dari sisi anggaran, ini tetap menjadi prioritas karena menyangkut hak dasar warga,” katanya.

Ia menegaskan dua prinsip utama dalam perencanaan pembangunan, yakni perencanaan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat, serta mendahulukan program yang bersifat mendesak dan berdampak luas.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh aparatur dan pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dan menjaga kualitas pelayanan publik demi mewujudkan Polewali Mandar yang lebih maju dan sejahtera.

Dengan digelarnya Musrenbang Zona 1 di Anreapi, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menegaskan komitmennya menghadirkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah. Adv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *